YouTube untuk bisnis

https://cdn.pixabay.com

YouTube merupakan salah satu aplikasi media sosial yang pertumbuhan penggunanya cukup pesat di Indonesia. Menurut data yang Kami dapatkan dari Goggle, dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 170 juta jiwa ini, 9 dari 10-nya menonton YouTube secara berkala dimana 53%nya menonton YouTube setiap hari. Wooooww tentu angka yang sangat besar sekali untuk sebuah komunitas/target pasar yang bisa digarap tentu saja.

Selain itu, dari sisi demografi juga cukup menggembirakan datanya dimana sebagian besar penonton YouTube itu didominasi oleh pengguna beumur muda. Lebih dari ¾ penonton YouTube berada di usia produktif dimana mereka setiap harinya selalu menghasilakan pendapatan. Hal ini selaras dengan data dari sisi ekonomi, dimana sekitar 60% pengguna YouTube itu dari kelas ekonomi AB atau kelas menengah ke atas sedangkan sisanya baru bertipekal ekonomi menengah ke bawah. Selain itu, 68% persen penonton YouTube itu berada di perkotaan sedangkan sisanya berada di pinggiran.
https://cdn.pixabay.com

Dengan menelaah data ini Kami mau bilang bahwa potensi pasar di YouTube itu sangat bagus, dimana secara size market sangat besar ditambah lagi secara ekonomi juga mereka bagus. Artinya mereka ini potensi pasar yang jika Kita mau jualan disana pasti lakunya. Dan kondisi ini saat ini banyak dimanfaatkan oleh banyak perusahaan besar dengan berlomba genjot iklan di YouTube. Mereka berlomba untuk mendapatkan penjualan dari sana tentu saja.

Terus apa yang bisa kita kerjakan? Bagi kita yang memang tidak memiliki bisnis secara langsung, kita bisa mengambil peran sebagai seorang content creator yang menghadirkan video tontonan di sana. Menjadi seorang content creator di YouTube juga mempunyai potensi pendapatan yang cukup besar. Soal berapa potensi pendapatan ini akan kami ulas di sesi berikutnya.

Jadi sekali lagi, sangat disayangkan jika Kita tidak bisa mengambil bagian dari dunia per-YouTube-an di Indonesia.

Vidio YouTube example disini

Komentar